Blackberry Classic
Artikel / /
BlackBerry Classic, Bertekhnologi Canggih dengan Cita Rasa Klasik

Setelah sukses merilis Blackberry Passport, vendor asal Kanada ini mengajak para penggemar beratnya untuk bernostalgia dengan menghadirkan Blackberry Classic. Seolah ingin mengenang masa-masa kejayaannya dulu, Blackberry mengemas produk terbarunya yang memiliki dimensi 131 x 72.4 x 10.2 dengan dengan berat 177 gram layaknya Blackberry jadul, yakni Blackberry 9900 yang popular dengan sebutan Dakota. Meski bercitarasa klasik, tekhnologi yang menyertainya tidak perlu diragukan. Membidik kalangan menengah dengan bandrol sekitar Rp. 5 jutaan, Blackberry menyertakan rangkaian spesifikasi yang pantas untuk sebuah ponsel kelas middle end.

Cita rasa klasik yang paling menyolok dari handset berlayar 3.5 inch berlapis Gorilla Corning Glass 3 ini adalah penggunaan keyboard fisik qwerty yang memang menjadi ciri khas dari Blackberry dimasa kejayaannya. Bedanya dengan versi jadul, ponsel ini juga memiliki layar touchscreen dengan resolusi 720 x 720 pixels. Model lawas lainnya yang diusung adalah kehadiran 4 tombol fisik pada bagian depan perangkat yang memiliki fungsi untuk dial, back, menu berlogo BB, serta untuk menutup panggilan.

Meski body yang membalutnya berbahan dasar plastik, ponsel ini terasa kokoh dan cukup berbobot ketika digenggam. Untuk mengaktifkannya, dibutuhkan SIM card jenis nano yang dapat dipasang lewat tray pada bagian sisi kiri perangkat, sedang sisi kanannya tersedia slot MicroSD yang memiliki kapasitas sampai dengan 128 GB untuk menambah kapasitas memori internal yang memiliki kapasitas 16 GB, storage yang sangat lapang untuk menyimpan berbagai macam data.

Sebagaimana produk BB terbaru lainnya, sistem operasi yang digunakan adalah OS terbaru, yakni BB 10.3.1 yang digerakkan processor Dual Core Krait 400 dengan clock speed 1,5 GH didukung Chipset Qualcomm Snapdragon S4 MSM8960, RAM 2 GB serta pengolah grafis GPU Adreno 225. Dapur pacu tersebut memang tidak bisa dibilang istimewah, namun cukup standard untuk ukuran ponsel kelas middle end. Dengan otak tersebut, Blackberry Classic mampu menjelajah jaringan 4G bertekhnologi LTE, disamping juga support terhadap konektivitas NFC, Miracast, Wi-Fi, serta USB yang terhubung ke PC.

Untuk fasilitas fotografi, kamera utama yang dimiliki handset ini sudah dilengkapi lensa dengan resolusi 8 MP sehingga dapat menghasilkan foto yang lumayan bagus, apalagi masih ditambah dengan fitur auto focus, geo tagging, face detection, HDR, serta LED Flash untuk membantu pencahayaan. Dengan lensa tersebut, dapat pula dihasilkan video dengan kualitas Full HD 1080p. Sedang untuk kamera depan, tertanam lensa berkapasitas 2 MP dengan kemampuan merekam video HD 720p, serta cukup mumpuni untuk membuat gambar selfie yang lumayan tajam dan untuk melakukan video chatting.

Sebagai penghasil daya untuk menggerakkan perangkat, Blackberry Classic menggunakan baterei Li-Ion berkekuatan 2515 mAh, yang memiliki kemampuan sampai dengan 17 jam 10 menit talktime pada jaringan 3G.