Microsoft Lumia 532
Artikel / /
Microsoft Lumia 532, Smartphone Berkemampuan Maksimal untuk Harga Minimal

Menyusul kesuksesan Lumia 530, Microsoft kembali meluncurkan produk terbarunya untuk menyeser konsumen low-end lewat produk yang sudah bisa didapatkan di pasar gadget tanah air sejak Maret 2015 ini, yaitu Microsoft Lumia 532. Hadir dengan menggunakan micro SIM, dua varian ditawarkan kepada para konsumen yakni single SIM dan Dual SIM dengan 4 pilihan warna, yakni hitam, putih, hijau, serta orange. Meskipun mengusung dua varian, namun dari sisi harga dan spesifikasi, keduanya tidak jauh berbeda.

Dengan bandrol harga sekitar 100 euro atau sekitar Rp.1.299.000,-, kualitas layar dengan bentang 4.0 inch terbilang mumpuni karena memiliki resolusi 480 x 800 pixels dengan kepadatan ~233 ppi pixels density serta ragam warna 16M yang menghasilkan detail warna cukup jelas, jernih dan tajam pada layar Capacitive Touchscreen. Sayangnya tidak ada anti-gores yang dipakai untuk melindungi layar sehingga dibutuhkan tambahan screen guard demi keamanan layar.

Pada sisi dapur pacu, otak yang dimiliki Lumia 532 ini tergolong tangguh karena menggunakan prosesor Quad Core Cortex-A7 dengan kecepatan 1.2 GHz yang dipadu dengan Chipset Qualcomm MSM8212 Snapdragon 200 untuk menjalankan sistem operasi Microsoft Windows Phone 8.1 update Lumia Denim yang bakal dipastikan menerima update OS Windows 10 for Phone. Sementara untuk menunjang tampilan grafis ditambahkan Adreno 302 yang dikolaborasikan dengan RAM sebesar 1 GB untuk memutar film atau memainkan game berformat HD.

Kecilnya kapasitas RAM yang ditanamkan tersebut sebenarnya sangat disayangkan, meski ukuran 1 GB cukup memadai untuk menjalankan Microsoft Windows Phone 8.1 dan beberapa aplikasi berat. Sebab storage yang dimiliki Microsoft Lumia 532 terbilang cukup besar, yakni dengan internal memori seluas 8 GB yang dapat diperluas sampai dengan 128 GB. Besarnya ruang penyimpanan tersebut, praktis akan lebih banyak diisi dengan file yang tidak terintegrasi dengan software, seperti file video, musik, dan foto, karena jika file dalam bentuk aplikasi yang memakan kapasitas RAM terlalu banyak mengisi storage, maka kinerja handset ini dipastikan akan mengalami penurunan.

Untuk fasilitas kamera, meski tidak istimewah namun cukup standard untuk kamera utama sebuah smartphone low-end, karena dibekali lensa berkekuatan 5 MP yang dapat menghasilkan foto dengan resolusi 2592 x 1944 pixels serta untuk merekam video. Fitur lain yang menyertai kamera tidak lebih dari fitur standard seperti geo-tagging untuk mengetahui waktu serta tempat pengambilan foto, autofocus, smile/face detection, dan beberapa fitur lainnya, tanpa ada penambahan LED Flash sehingga tidak mampu melakukan pengambilan gambar dengan sempurna pada kondisi cahaya yang kurang.

Sedang untuk menopang daya handset, sebuah baterei Li-lon 1560 mAh menyertai Microsoft Lumia 532 yang mampu menjalankan smartphone selama 528 jam pada kondisi standby dan dapat digunakan untuk talktime sampai dengan 21 jam pada jaringan 2G atau 12 jam pada jaringan 3G, serta dapat dipakai untuk memutar musik sampai dengan 61 jam nonstop.