OnePlus One
Artikel / /
OnePlus One Kini Tersedia untuk Semua Orang

Smartphone pertama OnePlus perusahaan baru asal China, OnePlus One, membuat gebrakan pada tahun lalu dengan menawarkan spesifikasi ponsel yang kuat dengan harga yang terjangkau. Meski banyak yang bersemangat dengan adanya produk ini, namun keputusan OnePlus untuk menggunakan sistem “undangan” membuat banyak konsumen kesal karena sistem ini membatasi mereka yang bisa membeli ponsel ini.
Pada beberapa waktu yang lalu perusahaan ini merubah rencana tersebut, sehingga siapapun dapat membeli ponsel ini dari website resmi perusahaan kapanpun mereka inginkan.

Baik versi 16GB maupun 64GB dari ponsel ini akan tersedia tanpa “undangan”. Perangkat ini juga masih menjalankan versi Android disesuaikan oleh Cyanogen startup, bukan Android milik OnePlus sendiri yaitu OxygenOS.

Harga OnePlus One dimulai pada 299 US Dollar untuk versi 16GB dan 349 US Dollar untuk versi 64GB yang mencakup banyak spesifikasi yang juga ditemukan pada perangkat ponsel yang lebih mahal dari Samsung, LG dan HTC. Ponsel ini memiliki fitur layar HD 5,5 inci, resolusi kamera belakang 13 megapiksel dengan kamera depan 5 megapiksel yang memiliki sensor serta prosesor Qualcomm Snapdragon dengan kecepatan RAM 3GB.

Sejak merilis ponsel pada bulan April lalu, perusahaan telah menjual lebih dari satu juta perangkat. Hal ini tidak sepenuhnya berjalan mulus pada tahun pertama. Sebagai perusahaan yang menggunakan sistem “undangan” yang membatasi pembeli hanya untuk mereka yang telah menerima undangan dari perusahaan secara langsung atau dari seseorang yang sudah membeli perangkat. Proses ini dirancang untuk membantu biaya produksi terkontrol tetapi meninggalkan banyak pembeli tidak senang.

Pada bulan Februari OnePlus mulai membuka kesempatan bagi pembeli tanpa “undangan” untuk membeli OnePlus One pada hari Selasa. Undangan akan diperlukan jika anda ingin membeli ponsel tersebut pada enam hari lainnya dalam seminggu. Tetapi hal ini tidak berlaku lagi untuk saat ini karena siapa pun dapat membeli ponsel ini.

Namun ini bukan akhir dari sistem “undangan” sepenuhnya karena OnePlus berencana akan kembali menggunakan sistem tersebut untuk produk berikutnya, OnePlus 2, yang mana perusahaan tersebut menyatakan akan dirilis pada kuartal ketiga tahun 2015. Tidak banyak yang diketahui tentang OnePlus 2, tapi co-founder-nya Carl Pei mengkonfirmasi bahwa ponsel tersebut akan berjalan dengan perangkat lunak OxygenOS milik perusahaan yang bertentangan dengan Cyanogen.

OnePlus berharap dapat menjual antara 3-5 juta ponsel tahun ini dan Pei mengatakan bahwa OnePlus 2 akan mematuhi model bisnis yang telah diterapkan oleh perusahaan pada OnePlus One, menjual ponsel dengan biaya yang lebih rendah dengan margin yang lebih kecil untuk membuat masyarakat secara tidak langsung menggunakan perangkat lunak milik perusahaan.

Pei membenarkan bahwa kebutuhan untuk menggunakan sistem “undangan” ini adalah untuk mengurangi waktu tunggu konsumen pada produk seperti yang terjadi pada Apple Watch. “Kami tidak ingin pengguna menunggu untuk waktu yang lama setelah pre-order dan kami tidak ingin pengguna terburu-buru mengakses situs web namun menemukan bahwa produknya telah terjual habis,” kata Pei, menambahkan bahwa perusahaan lebih memilih untuk hanya mengirimkan email pada pelanggan ketika mereka dapat menjamin bahwa produk masih tersedia. “Proses akuisisi undangan mungkin sedikit lebih membosankan tetapi sekali anda memilikinya Anda 100% yakin bahwa ada sesuatu yang akan dikirimkan kepada anda dengan sangat, sangat cepat.