oppo mirror 3
Artikel / /
Oppo Mirror 3, Mewah dan Eksklusif

Meski boleh dibilang merupakan pendatang baru di dunia industri gadget, namun Oppo telah mampu mensejajarkan diri dengan para pemain lama berkat eksistensinya dalam mengeluarkan produk-produk berkualitas dalam rentang waktu yang terbilang singkat. Satu lagi produk Oppo yang masuk ke tanah air pada medio akhir Pebruari 2015 yang lalu adalah Oppo Mirror 3, sebuah smartphone untuk kalangan menengah ke atas yang dilempar ke pasaran dengan harga Rp. 3 jutaan.

Tidak berbeda dengan produk-produknya terdahulu, smartphone yang dikeluarkan pabrikan dari negeri Tirai Bambu yang satu ini juga mengusung desain yang stylish, mewah dan eksklusif lewat bentuknya yang bersudut tumpul dengan balutan bezzelchrome pada bagian tepinya. Dengan dimensi 137.0 mm x 68.00 mm x 8.90 mm dan berat 126 gram, smartphone ini tidak saja ringan, tapi juga nyaman saat digenggam. Dimensi yang ideal tersebut pada bagian depannya didominasi dengan layar berukuran 4.7 inch bertekhnologi IPS LCD Capacitive Touchscreen yang memiliki ragam warna 16M dengan resolusi 720p dan kerapatan 312 pixels. Kualitas layar tersebut dipastikan mampu menambilkan gambar yang tajam, jernih, dan real, serta dapat dilihat dari sudut yang sempit. Sayangnya, layar yang berkualitas tersebut tidak dilindungi dengan anti gores, sehingga perlu tambahan screen guard guna menjamin keamanannya.

Pada sektor dapur pacu, Oppo mempersenjatai produknya ini dengan prosesor berarsitektur 64 bit buatan Qualcom, yaitu si naga kecil Snapdragon 410 Quad Core dengan kecepatan 1.2 GHz yang dikenal cukup handal, cepat dan responsive dengan didukung RAM berkekuatan 1 GB. Untuk menyempurnakan tampilan grafis, ditambahkan GPU Adreno 306 guna memaksimalkan tampilan dari OS Android V.4.4 Kitkat dan berbagai macam aplikasi yang ditanamkan, termasuk untuk menjalankan game berkualitas HD. Untuk ruang penyimpanan, memori internal yang dimiliki Oppo Mirror 3 berkemampuan 8 GB yang dapat diupgrade dengan menggunakan microSD sampai dengan 128 GB. Ruang penyimpanan yang sangat lapang untuk diisi dengan dengan berbagai macam file video, audio, foto dan berbagai data yang lain.

Dengan otak yang handal namun tidak terlalu istimewah untuk spesifikasi smartphone kelas menengah tersebut, smartphone dengan dual SIM ini hanya mampu menghadirkan konektifitas standar tanpa dukungan akses data 4G LTE. Jadi jaringan koneksi yang bisa diakses hanya 3.5G lewat HSPA dengan kecepatan download sampai dengan 42.2 Mbps dan kecepatan upload maksimal 5.76 Mbps. Selain itu juga mendukung akses 3G/HSDPA, 2G/EDGE, dan GPRS. Smartphone ini juga mempunyai perangkat Wi-Fi 802.11 a/b/n Dual Band serta perangkat Wi-Fi Direct guna keperluan tethering hotspot. Sedang untuk koneksi nirkabel, fitur Bluetooth 4.0 dengan A2DP dapat dipakai untuk mentransfer data dengan cepat dan stabil. Fitur menarik yang dimiliki smarphone ini adalah Smart Remote 2.0 yang merupakan perangkat infrared yang dapat dipakai untuk mengendalikan berbagai macam perangkat elektronik, seperti AC, TV, VCD/DVD Player, dan sebagainya.

Sayangnya fasilitas kamera yang dimiliki smarphone ini masih terbilang rendah untuk ukuran smartphone kelas menangah, karena kekuatan lensa pada kamera utama hanya sebesar 8 MP dengan tambahan fitur autofocus, LED Flash, dan fitur standard lainnya. Dengan lensa tersebut meskipun foto yang dihasilkan tidak mengecewakan, namun juga tidak terlalu istimewah, begitu juga saat dipakai untuk merekam video, gambar yang dihasilkan berkualitas FHD 1080p pada frame 30 fps. Untungnya keterbatasan kamera utama tersebut dapat tertutupi oleh kualitas kamera sekunder yang memiliki lensa berkekuatan 5 MP, sehingga untuk keperluan selfie maupun video chatting Oppo Mirror 3 cukup dapat diandalkan.