Tips / /
Biang Keladi dari Baterai Smartphone yang Cepat Habis

Smartphone adalah suatu alat komunikasi untuk kita berkomunikasi dengan orang lain. Namun tidak hanya berkomunikasi saja, tapi juga bisa untuk hal – hal lain yang berbau smart. Seperti browsing, chatting, bermain games, dan masih banyak lagi, bahkan bisa dikatakan ada banyak sekali hal berbau smart yang bisa kita gunakan dengan smartphone. Tapi dengan hadirnya berbagai hal – hal yang ada di smartphone ini malah membuat smartphone memiliki sebuah kekurangan. Yaitu dalam masalah daya. Baterai smartphone sangat mudah untuk habis, mudah bocor, dan berbagai kerusakan – kerusakan lain yang timbul pada baterai smartphone.

Inilah salah satu kelemahan smartphone dibanding dengan handphone yang justru sebaliknya baterainya sangat awet daya dan tidak mudah rusak. Tapi tentu pasti ada langkah untuk mengatasi dan menanggulangi masalah ini pada smartphone kita. Sebelum kita mengatasi dan menanggulangi, maka perlu kita tahu penyebab dari masalah ini. Dan akan kita bahas biang keladi dari baterai smartphone yang cepat habis.

  • Aplikasi bloatware

Aplikasi bloatware adalah salah satu penyebab dari baterai smartphone yang cepat habis. Bahkan berbagai produsen smartphone Android ingin agar Google menghapus aplikasi bloatware yang sangat banyak sekali dan kebanyakan tidak penting.

Aplikasi bloatware adalah aplikasi bawaan dari sebuah sistem operasi. Sistem operasi terkenal seperti Android, iOS, Blackberry, dan Windows Phone pasti memiliki sebuah aplikasi asli bawaan sistem operasi. Namun yang parah adalah Android. Karena ada berbagai aplikasi bawaan yang tidak penting dan malah hanya akan boros baterai.

Cara mengatasinya : untuk Android cukup pergi ke setting, dan buka aplikasi yang ingin dimatikan, lalu pilih non-aktifkan. Untuk sistem operasi lainnya, silahkan cari di internet pasti ada yang sharing cara non-aktifkan aplikasi bloatware di sistem operasi smartphone masing – masing.

  • Aplikasi social media

Aplikasi social media, ternyata hanya akan menambah boros jika digunakan. Memang kita bisa asyik memakainya, tapi baterai kita juga akan habis seiring kita pasang di smartphone kita. Aplikasi social media itu berjalan secara foreground dan background. Foreground maksudnya berjalan ketika kita gunakan / membuka aplikasi tersebut. Dan background adalah ketika kita tidak menggunakan aplikasi tersebut akan tetap berjalan tanpa sepengetahuan kita.

Cara mengatasinya : Kita uninstall atau kita copot pemasangan aplikasi social media dari smartphone kita. Mengapa? Karena itu tadi sangat boros baterai, baik ketika kita gunakan ataupun tidak kita gunakan. Dan selain itu, kita bisa gunakan browser untuk mengunjungi situs social media tersebut. Jadi, kita bisa hemat baterai ketika kita jarang membuka social media tersebut.

  • Koneksi internet, sync, dan GPS

Nah, ini juga. Koneksi internet, sync, dan GPS. Kenapa? Karena ketika kita menggunakan koneksi internet maka smartphone kita akan mengeluarkan banyak daya untuk mengirim dan menerima data per detiknya. Itulah mengapa jika kita tidak menggunakan aplikasi apapun, sebaiknya kita matikan koneksi internet disamping menghemat baterai juga agar smartphone tidak mudah panas ketika tidak digunakan. Auto Sync juga sebaiknya kita matikan ketika koneksi internet kita matikan.

Untuk GPS, kita hanya perlu nyalakan ketika kita perlu saja. Semisal untuk Maps, atau aplikasi yang memerlukan GPS. Selebihnya kita matikan jangan nyalakan terus, karena smartphone kita mengirim dan menerima data dari satelit.

Itu tadi ternyata yang menyebabkan baterai smartphone kita cepat habis. Setelah kita share juga langkah untuk mengatasinya, maka kita sudah tahu penyebab dan cara mengatasi baterai smartphone yang mudah rusak. Untuk masalah apakah ingin diaktifkan atau tidak itu tergantung dari opsi kita masing – masing yang menggunakan smartphone dengan cara yang berbeda. Sekian, dan semoga bermanfaat.