Mengenal Hardbrick Pada Android Dan Cara Mengatasinya

Bagikan:
Berbagai jenis Hp Android dan berbagai tipe atau model seperti Samsung, Oppo, Vivo, Xiaomi dan Brand lainnya pasti memiliki kendala yang membuat Hp itu bermasalah atau rusak. Nah masalah atau kerusakan HP yang dikenal dengan sebutan Batu Bata.

kerusakan Hp mulai dari sedang, biasa bahkan parah hingga tidak menyala sama sekali itu bisa disebabkan oleh pengguna. Oleh karena itu pengguna yang menyayangi Hp-nya pasti akan menjaganya agar Hp yang digunakan setiap hari bisa awet dan tidak mudah rusak.

Dari sini kita menyadari bahwa HP Android memiliki berbagai macam kerusakan yang dapat disebabkan oleh perangkat lunak dan perangkat keras. Hp ini mudah diotak-atik dan cukup fleksibel sesuai dengan kebutuhan kita. Akan tetapi tak lantas Android tak memiliki kelemahan karena kesalahan yang tidak sengaja dilakukan ketika mengotak-atik akan mudah membuat Android tak bekerja sebagaimana mestinya. Hal ini bisa saja terjadi ketika kita menginstal kernel, framework, ROM serta rooting.

Baca Juga :  Mengenal Nama-nama Komponen Penting Pada Smartphone

Mengenal HardBrick Pada HP Android

Mengenal Hardbrick Pada Android

Namun perlu panik ketika Android Anda tiba-tiba saja mati dan tak mau menyala lagi karena ada solusi yang bisa coba Anda lakukan kendati mungkin saja tidak berhasil. setidaknya lebih baik mencoba terlebih dahulu sebelum menyerah dan menemukan pusat layanan. Jika masih tak berhasil barulah Anda panik dan pergi ke service center. Tapi sebelum itu alangkah lebih baik Anda mengetahui terlebih dahulu apa itu bata dan macamnya.

Sebelum masuk lebih jauh Anda harus mengetahui terlebih dahulu beberapa istilah brick yang terjadi pada Android.

1. Bootloop

Istilah Bootloop adalah brick yang paling ringan yang terjadi pada Android. Kondisi ini membuat Android menyala hingga logo bootscreen (logo ponsel Anda). Walau bolak – baliknya hanya akan berhenti di situ saja. Anda masih dapat mengakses recovery mode dengan menekan tombol power + volume bawah serta melakukan factory reset untuk membuat normal kembali. Tapi jika tahu penyebabnya dan bisa diatasi lewat recovery mode Anda tidak perlu melakukan factory reset.

2. Softbrick

Kondisi ini membuat smartphone Anda tersangkut di bagian tertentu dan kerap terjadi pada logo awal smartphone Anda. Hal ini umumnya terjadi ketika menginstal aplikasi.zip yang mengubah sistem Android Anda. Dalam kondisi ini Anda masih memungkinkan Anda untuk mengakses recovery dan download mode. Jika tidak dapat menyala, smartphone Anda masih terdeteksi komputer dapat di charge. Untuk mengatasinya bisa dilakukan dengan melakukan factory reset melalui software Odin. Jika dapat masuk recovery mode maka Anda dapat melakukan langkah seperti no 1.

3. Hardbrick

Ini merupakan kondisi tingkat tertinggi yang terjadi pada brick Android dimana membuat smartphone Anda sama sekali tak dapat dinyalakan, tak terdeteksi komputer serta tidak dapat diisi daya. Ini biasanya terjadi karena kesalahan instalasi atau terdapat bagian penting Android yang terhapus. Akan tetapi Anda tidak perlu panik dan langsung membawanya ke pusat layanan karena ada kemungkinan untuk dapat mengatasinya sendiri. Terkecuali jika smartphone Anda masih bergaransi resmi maka lebih baik dibawa ke gerai tempat Anda perlu.

Cara Mengatasi Hardbrick Pada Android

Terdapat beberapa langkah yang harus Anda lakukan jika Android Anda mengalami Hardbrick.

1. Diamkan HP Beberapa Saat

Hardbrick sendiri bisa terjadi karena smartphone Anda yang terlalu panas. Hal ini dikarenakan Android Anda tidak akan mau menyala jika terlalu panas. Bisa jadi hal ini karena layar yang terus – terus menyala, booting tanpa henti atau kegiatan lain yang memaksa prosesor terus bekerja dan mencapai batas suhu maksimal. Untuk itu Anda harus mendiamkannya beberapa saat dan jika layar sudah tak terasa panas lagi coba untuk kembali bermain smartphone Anda.

2. Mengisi Daya Smartphone Anda

Hal ini dapat dilakukan jika memang smartphone Anda kehabisan daya saat hardbrick. Charge selama kurang lebih 10 menit lalu coba nyalakan smartphone Anda kembali. Jika masih belum berhasil maka melangkah ke cara berikutnya.

3. Lepas Baterai

Langkah ini disebut juga dengan hard reset atau power cycle untuk mengatasi masalah hardbrick. Langkah ini secara otomatis akan memutus aliran daya untuk mematikan dan memaksa booting kembali. Lepaslah baterai selama kurang lebih 10 detik dan coba pasang lagi. Setelah itu berusaha untuk memunculkannya kembali. Khusus untuk jenis smartphone baterai tanam yang tak bisa dilepas baterainya dalam menekan tombol power selama kurang lebih 10 detik. Bila belum berhasil coba tekan selama 30 detik. Hal ini akan otomatis paksa smartphone untuk kembali booting dan membenahi masalah yang terjadi.

4. Flash Ulang

Lepaskanlah semua komponen yang menempel di smartphone Anda seperti baterai, sim card dan SD card. Setelah itu sambungkanlah ke perangkat PC/laptop dalam kondisi tanpa baterai, kartu sim, dan kartu SD. Sambil memasukkan baterai ke ponsel tahan tombol volume up dan volume down. Anda selanjutnya akan masuk ke Download Mode dan kemudian flash via Odin.

Buat smartphone yang tidak dapat menggunakan baterainya dapat menekan tombol volume up dan volume down selama 10 hingga 15 detik untuk masuk ke Download Mode.

cara reset dari tutorial Cara Hardbrick Pada Android di atas masih belum berhasil, maka Anda boleh menyerah dan berlangganan dengan pusat layanan berlangganan Anda.

Photo of author

Karim

Menulis Hal Apapun Selagi Itu Bermanfaat Bagi Pembaca

Leave a Comment